Rabu, 24 Juni 2015

MENUNTUT ILMU MENURUT ISLAM

Tidak ada komentar:
Bismillahirrahmanirrahim

Belajar  mempunya arti menuntut ilmu. Ilmu yang dimaksud adalah ilmu dunia dan ilmu agama. Namun dewasa ini manusia lebih condong ke ilmu dunia. Mengapa? Karena mereka takut dikucilkan diantara manusia (dibilang gaptek). Namun tahukah bagi seorang muslim, ilmu apa yang diwajibkan untuk dituntut di dunia ini? 

Jawabannya  ada dalam Al-Qur'an 

Allah berfirman: “...niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang berilmu beberapa derajat”. (Q.S. Al Mujadalah: 11)
Rasulullah juga bersabda: “Sesungguhnya Para Nabi tidak mewariskan dinar dan dirham melainkan mereka hanya mewariskan ilmu maka barangsiapa yang mengambilnya maka ia telah mengambil bagian yang besar” (H.R. Abu Dawud) 
Bahkan Allah memberi perintah: “Katakanlah: ‘Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ilmu pengetahuan.” (Q.S. Thoha: 114)
Kita bisa melihat memang Islam sangat menghargai ilmu pengetahuan, orang yang berilmu, dan mewajibkan umatnya untuk mencari ilmu. Namun yang perlu kita fahami adalah ilmu yang dimaksud bukanlah sembarang ilmu, melainkan ilmu agama/syari’at. Terkait ayat di atas (Thoha: 114), Ibnu Hajar Al Asqolani (Faath al Baari) mengatakan: “Maksud ilmu disini adalah ilmu syari’at yang berguna untuk mengetahui apa-apa yang diwajibkan kepada setiap orang yang mukallaf dari urusan agamanya, seperti: ibadah, muamalah, berilmu dengan nama-nama dan sifat Alloh, kewajiban yang harus ditunaikan dari apa yang diperintahkan kepadanya, membersihkan sifat-sifat Alloh yang dikurangi, dan yang berkisar sekitarnya dari tafsir, hadits serta fikih”.


Dewasa ini, para orang tua lebih memfokuskan anak-anaknya menuntut ilmu dunia dibanding ilmu agama. Mereka cenderung melihat anaknya jadi seorang direktur, Insinyur, Dokter, Pilot dan sebagainya. Anak-anak  mereka sekolahkan sampai perguruan tinggi, ada yang s2, s3, ada yang sampai ke luar negeri, sedangkan ilmu agama mereka sepelekan, sehingga anak-anak mereka menuntut ilmu tanpa didasari iman dan taqwa.  

Apakah akibatnya menuntut ilmu tanpa iman dan taqwa? Luar biasa dahsyatnya. Anak-anak mereka bisa menjadi anak durhaka, yang melawan orang tua, menjadi bebas pergaulannya karena sedikitnya ilmu agama yang mereka dapatkan dari orang tua mereka. Hingga akhirnya hancurlah masa depan anak-anak mereka.

Sesungguhnya Allah itu Maha Adil dan Maha Mengetahui.

Wassalam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 
back to top